Hanura

Mobil Kabin Ganda Murah

Tata Xenon XT

 JUM'AT, 17 MARET 2017 , 08:10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mobil Kabin Ganda Murah

Foto/Net

RMOL. Produsen mobil asal In­dia, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) memperke­nalkan mobil pick up double cabin (kabin ganda), Tata Xenon XT. Meski memiliki teknologi terbaru, Tata membanderolnya hanya Rp 320 jutaan.
Training Manager Tata Motors Arief Budiman mengatakan, mobil pick up kabin ganda biasanya diban­derol harga selangit. Tapi, perseroan berani membanderol Tata Xenon dengan harga masuk di kantong.

Menurut dia, spesifikasi yang di­tawarkan perseroan untuk Tata Xe­non XT tidak biasa. Meskipun har­ganya lebih murah dibandingkan harga mobil sejenis buat Jepang dan Eropa. Mobil ini dibekali dengan mesin diesel Commontrail 2.2 Liter. Tenaga yang dihasilkan mencapai 150 tenaga kuda dengan torsi 320 Nm.

"Xenon XT memang dibuat untuk kebutuhan pasar global, dengan menggunakan mesin commonrail. Teknologi mesin dari Jerman, seperti sistem bahan bakar Tata Motors, yang membuat vendor dari Jerman. Vendor bahan bakar kita Delphi," ujar Arief.

Selain itu, kata Arief, mesin Tata Xenon XT dilengkapi den­gan variable turbin technology DiCOR. Variable ini memung­kinkan pengendara tidak meng­injak pedal gas terlalu dalam sehingga bisa lebih irit.

Menurut dia, sistem ini untuk menggerakan sirip vari­able-nya dengan menggunakan vakum yang dikontrol aki disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Sehingga tidak ada kehilangan torsi, tenaga akan terasa sejak di rpm 1.000.

Arief juga mengatakan Tata Xe­non XT menjadi kendaraan yang tangguh, dan memiliki berbagai fitur menarik. Karena itu, mobil ini akan menyasar pasar para pengu­saha perkebunan, pertambangan, pemerintah, dan migas.

"Karena Tata Xenon XT sangat bertenaga, mobil ini akan memi­liki tenaga yang stabil sejak 1.500-3.000 rpm," katanya seraya men­jelaskan Tata Xenon XT dikirim dalam kondisi utuh (completely built up/CBU) dari India.

Marketing Manager Commer­cial Vehicle Tata Motors Wilda Bachtiar mengatakan, persaian­gan bisnis mobil kabin ganda makin menyusut. Karena itu, sekarang waktu yang pas untuk bermain di pasar kabin ganda. Apalagi, bisnis tambang mulai merangkak naik lagi.

Terkait dengan target, Wilda mengatakan, masih belum me­netapkan secara pasti. Pasalnya, meski diakui sedang tumbuh sektor bisnis komoditas, jumlah penggantian atau penambahan unit baru belum tergambar jelas.

"Jadi sekarang kami masih dalam masa penjajakan ke area tambang yang besar. Seperti sekarang, kami sudah memberi­kan beberapa unit di Kalimantan, maksudnya itu meminjamkan untuk diuji coba," tukas Wil­da. ***


Komentar Pembaca
Elektabilitas Rizal Ramli Susul Prabowo Dan Jokowi
Korut Hancurkan Lokasi Uji Coba Nuklirnya
Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00

Arreaza Menonton Zapatero

Arreaza Menonton Zapatero

, 19 MEI 2018 , 05:19:00